Tahun yang baru, bukan berarti mendapatkan hati yang baru dengan lebih mudah. Berpindah karena memang arus yang membawa dan menentukan arah itu tidak mudah terjadi. Karena itu sebagian besar orang yang memiliki pemikiran, “Dia telah memilih untuk pergi, untuk apa aku bertahan?” Mencoba memaksakan diri untuk mencintai yang lain.

Dengan bergantinya tahun, aku merasakan sesuatu selain dari perpindahan waktu itu sendiri. Aku tidak begitu banyak berubah. Menghempaskan diri mengikuti arus yang terus melaju. Aku tersadar bahwa masih banyak tempat yang akan membuat aku fit in. Masih banyak ‘dia’ yang bisa kucari. Masih banyak waktu untuk hati ini mencari pelabuhan.

Ada seseorang yang mengirimiku pesan, “Apakah berpindah hati termasuk dalam resolusimu?”

Aku terdiam sesaat dan yah, tanpa sadar aku tersenyum.

“Tidak, aku tidak memiliki rencana apapun. Tapi jika memang akan berpindah dan ada orang yang worth untuk menggantikan posisinya di hatiku tahun ini, it will be.

Aku menghentikan mesin kapal hatiku setelah setahun penuh berjalan seolah tanpa kehabisan bahan bakar dan bahkan mendayung ketika aku tersadar bahan bakar itu nyaris habis. Setelah hampir 6 tahun dari waktu terakhir kali aku memutuskan untuk berhenti, akhirnya aku melakukannya lagi. Menunggu pelabuhan lain yang akan muncul menarik perhatianku untuk dilabuhi.

Advertisements