Beberapa bulan yang lalu, aku melakukan sesuatu hal yang bahkan tak pernah sekalipun terlintas dalam pikiranku bahwa hal itu akan menjadi menyenangkan. Bukan, ini bukan lagi tentangnya.

Seperti anak kelas 12 pada umumnya, aku juga menjalani banyak ujian. Salah satunya, ujian praktek kehidupan agama. Ujian praktek kali ini harus dilakukan satu kelas bersama-sama, yaitu melakukan bakti sosial. Meskipun telah diberitahu beberapa bulan sebelumnya, tak pernah aku memikirkan akan seperti apa event itu berjalan karena seperti pada kebanyakan event yang aku lalui, aku menjadi pubdekdok yang bagiku tidak mengambil begitu banyak peran.


Loh menurutmu pubdekdok itu sepele?”

Tidak juga. Honestly, tugas apapun yang aku dapat, aku akan memberikan semua yang aku bisa. Aku tak pernah puas dengan 100% karena bagiku, kalau bisa 1000%, kenapa harus 100%?


Aku teringat, sejak tahun 2015 lalu, aku sering berkata, “Do little things with a great love” tanpa memahami bagaimana hal-hal dari kalimat itu bekerja karena dari kecil semua hal yang aku tahu hanyalah melakukan yang terbaik. Hanya sebatas “I’ll do my best and let God do the rest“, tanpa mengetahui ada hal yang lebih dari melakukan yang terbaik. Melakukan hal yang sederhana dengan hati. Karena segala sesuatu yang dimulai dari hati akan disebut “The Best of the Best” dan dapat dipastikan yang melakukannya will have no regrets.

Well, tanggal 4 Januari 2017 telah berlalu, dan aku mendapat banyak pelajaran darinya. Mulai dari belajar untuk rendah hati hingga mencari kebahagiaan dari hal-hal yang kecil. Semoga bukan hanya aku yang mendapatkan pelajaran-pelajaran seperti itu. hehehe

https://youtu.be/dUT1bGSHTtA

Advertisements