Long time no see, huh?😅

Sooo, beberapa minggu yang lalu (not sure tho) ada seseorang yang nanya ke aku lewat LINE, “kapan terakhir kamu mendapatkan rasa terima kasih yang sampai kamu merasa hatimu senang banget..?” Dengan gaya bahasa ciri khasnya yang sesuai tata kata EYD dan sama sekali tidak ada singkatan kata.

Aku tidak ingin menceritakan kapan terakhir aku merasakannya, tetapi aku ingin menceritakan pertama kali aku merasa senang saat membantu orang lain.

Saat itu, aku berumur 7 tahun. Seperti hari-hari senangku biasanya, saat sepulang sekolah, mama mengajakku untuk makan bakso kesukaanku bersama teman mamaku yang juga selalu membawa anaknya yang saat itu berumur sekitar 2 tahun.

Aku punya kebiasaan, selalu mencampurkan kecap dan saus dengan perkiraan akan seperti apa rasanya nanti (Yang tentunya bukan dengan rumus matematika).

Karena aku sudah jajan di sekolah, aku merasa kenyang dan akhirnya tidak menghabiskan kuahku. Aku memperhatikan teman mamaku yang sepertinya kesulitan menyuapi anaknya seperti biasanya juga dan aku tidak begitu ingat saat itu berkata apa, hanya memberitahunya bahwa bakso di hari itu sangatlah enak dengan senyum yang begitu lebar. Tak kusangka anak itu ternyata menginginkan kuahku dan pada akhirnya dapat makan dengan lahap.

Dulu, sesederhana itu bahagiaku. Kenapa sekarang menjadi semakin sulit? Apakah karena tuntutan keinginanku untuk menjadi bahagia telah berkembang dan telah menaikkan standartnya? Aku tidak tau. Tapi yang jelas, sebelum tahun ini berakhir, aku tau bahwa 365 hari yang aku lalui tahun ini telah aku lalui dengan begitu banyak kebahagiaan. Entah dengan teman, keluarga, sahabat, kuliah, pelayanan, dan juga dengan seseorang yang selalu menyediakan waktunya bagiku. 

Mereka semua spesial dan memiliki tempatnya masing-masing di hatiku. Setiap kali aku memikirkan mereka, aku tak pernah dapat berhenti bersyukur. Meski pada nyatanya mereka juga sibuk dengan dunianya sendiri, ada banyak dari mereka yang mau menyediakan waktunya 2-3 jam hanya untuk bertemu menuangkan rindu padaku yang menyebalkan ini.

Hingga 20 tahun dan mungkin lebih lagi, aku akan selalu rindu tahun ini. Tahun dimana aku mengakhiri sesuatu, dan memulai sesuatu yang baru disaat yang bersamaan. Through all ups and downs dalam satu tahun yang sama-sama menyentuh titik ‘paling’. Melepaskan dan mencintai, kecewa dan damai disaat yang bersamaan pula. Aku akan.

Ps: memori lainnya udah keapus di kartu memori sebelumnya yang rusak :’3

Mewi cwismas 2017 en hepi nyiuw yeaw 2018!😸

Advertisements