Sadarkah kalian bahwa selama ini manusia memiliki begitu banyak kekhawatiran dan ketakutan yang sebenarnya tidak disadari? Well, i do.

Aku memulai tahun 2017 lalu dengan rasa takut akan sentuhan. Aku hanya sadar, aku nggak begitu nyaman akan sentuhan dengan lawan jenis (Karena pada nyatanya aku masih memeluk banyak teman perempuanku). Mungkin bisa dibilang trauma? Mungkin. Selama setahun penuh itu, aku mencari banyak cara untuk bisa nggak takut dengan lawan jenis karena aku masih ingin menikah, for sure. Pernikahan nggak bisa dilakukan kalau aku bahkan takut untuk menyentuh calon suamiku sendiri, ya kan?

Tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang sama anehnya denganku dalam hidupku, dan menawarkan diri untuk membantuku sembuh. Benar, awalnya aku nggak mau. Sama sekali. Aku benci.

Aku mengenalnya sudah sejak lama namun baru dekat di akhir tahun 2016. Satu hal yang ada di benakku saat itu, “wtf is he really trying to do?”, karena kebanyakan lawan jenis yang mendekatiku hanya untuk sekedar modal dusta. Dan dia? Baru dekat denganku beberapa bulan, harus aku akui, cukup berani menawarkan diri seperti itu.

Aku nggak sadar, waktu itu, aku bukan takut karena mereka berbeda jenis kelamin, aku nggak nyaman bukan karena mereka sudah pasti nggak ada yang baik. Aku hanya takut akan melalui hal yang sama terkait dengan masa laluku, yang semuanya diawali dari sentuhan. Entah secara perlakuan, ataupun bagaimana suatu hubungan berjalan.

Tahun ini, masih banyak hal yang ingin kuubah. Aku nggak bisa bilang ini termasuk resolusi tahunan, mungkin lebih bisa disebut sebagai goals, yang dalam artian, jika aku bisa mencapai semua itu, i must give a reward to myself. Kenapa aku lebih prefer membuat goals daripada resolusi? Karena aku udah menggabungkan resolusiku dengan visi dan misiku. Aku nggak ingin resolusi tahunanku hanya untuk diriku sendiri, karena orang selain akulah yang terpenting bagiku. Yea, i have a vision and missions for them, and some goals for myself.

Awal tahun ini juga, mulai bermunculan banyak ketakutan baru yang sebelumnya belum pernah aku rasakan, banyak kekhawatiran akan “what if”s.

Aku hanya bisa percaya bahwa tahun ini adalah tahun dengan hari-hari yang baik, like always. Tahun yang sepertinya akan mengalami lebih banyak ups and downs dari tahun-tahun sebelumnya, yang akan banyak mengubahku semakin menjadi aku. Aku juga yakin akan dapat melalui tahun ini dengan lebih baik dari 2017! Pasti!

Terimakasih untuk tahun 2017 yang telah mengubahku menjadi sedikit lebih kalem. It’s been more than a week after the new year, huh?😂

But yea, HAPPY-NEW-YEAR!♡

P.S: aku mungkin bakal ngusahain update 2 minggu sekali karena kesibukan masa kuliah ini jauh diluar ekspetasiku. Sebisa mungkin, sesempetku mungkin, dan sepertinya tahun ini bakal bikin semacem pola dalam setiap post. Semoga bisa semakin dinikmati dan mungkin bisa jadi media sharing yang akan membantu dalam menjalani keseharian banyak orang♡

Advertisements