Search

Fluxxie-Life

a change?

Category

Cuap-cuap

5.2 – Caelum

Aku menyukai "nya". Sedikit. Tetapi aku juga tidak menyukai "nya". Sedikit. 2 hari lagi adalah penentuan segalanya, ya atau tidaknya "ia" dalam menjadi bagian dari pelajaranku. Jika memang akan terjadi, "dia" akan datang dalam beberapa bulan lagi. Entah kepercayaan dari... Continue Reading →

Advertisements

Protected: 3.4 – Insecure

There is no excerpt because this is a protected post.

2.2 – TiMe

Beberapa tahun sebelumnya, aku sering merasakan bahwa aku sedang sedih (menyadarinya dari perilaku sehari-hari). Anehnya, setiap kali aku tersadar bahwa aku sedih, aku juga tersadar bahwa aku tak dapat menangis. Sedikitpun. Aku melewati tahun ke tahun dengan berasumsi bahwa itu... Continue Reading →

2 – Who (Really) Cares?

"What if I die?" Aku mendengar pertanyaan ini mungkin baru 2 kali dalam sepanjang aku hidup dan beberapa kali aku bertanya ke teman-temanku juga. Jawabannya pun rata-rata sama. Akan sedih, dan merasa ada sesuatu yang hilang. Aku baru menyadari, seharusnya... Continue Reading →

1.2 – Aku dan Sepenggal Kisah

Beberapa hari yang lalu, aku sempat membaca tulisan pendek tentang sebuah kisah seorang anak kuliahan yang kini telah memasuki umur 20 tahun dengan keluarganya di LINE. Ia menuliskan dengan detail apa-apa saja keresahannya dan meminta saran dari para pembacanya. Ia... Continue Reading →

1 – New Year, New Fear?

Sadarkah kalian bahwa selama ini manusia memiliki begitu banyak kekhawatiran dan ketakutan yang sebenarnya tidak disadari? Well, i do. Aku memulai tahun 2017 lalu dengan rasa takut akan sentuhan. Aku hanya sadar, aku nggak begitu nyaman akan sentuhan dengan lawan... Continue Reading →

Darkest Hour

2.35 p.m. Daerah perumahanku mati listrik total. Dan disinilah aku, terbaring di kasur kecilku dan ditemani oleh boneka anjing kesayanganku dalam kamar yang sepertinya sudah kekurangan oksigen karena tubuhku yang terlalu malas untuk berjalan lalu membuka pintu (Aku tidak membuka... Continue Reading →

ədˈmī(ə)rər

Angin sepoi-sepoi yang hendak merayakan datangnya hujan berhembus menyapa poniku yang sudah tak lagi dapat disebut pendek karena telah menutupi mata. Aku melangkahkan kakiku di setiap anak tangga diiringi hembusan nafas panjang karena aku menyadari adanya kenyataan bahwa aku harus... Continue Reading →

Something That has Changed

"You've changed since you're with him," said someone to me through the chat. Well, the main reason why i made this blog in the first place is because i know this kind of thing will happen soon or later. A... Continue Reading →

Blog at WordPress.com.

Up ↑